Kuberbuah Setiap Saat


(18) "Pada pagi-pagi hari dalam perjalananNya kembali ke kota, Yesus merasa lapar.

(19) Dekat jalan Ia melihat pohon ara lalu pergi ke situ, tetapi Ia tidak mendapat apa-apa pada pohon itu selain daun-daun saja. KataNya kepada pohon itu: "Engkau tidak akan berbuah lagi selama-lamanya!" Dan seketika itu juga keringlah pohon ara itu".

Nats diambil dari Matius 21:18-19.

Pada saat Yesus ingin memakan buah pohon ara iti, disitu belum musimnya buah ara. Tidakkah Yesus tahu bahwa belum sampai musimnya buah ara itu. Apakah yang ingin Tuhan Yesus sampaikan bagi kita dari kisah ini.

Ternyata Yesus melihat kehidupan kita terkadang bagai buah ara itu. Kadang berbuah lebat kadang tidak berbuah sama sekali. Yesus menginginkan buah orang yang percaya terus terlihat setiap saat.

Tidak ada musimnya bagi orang Kristen melakukan kebaikan. Akan tetapi setiap saat, setiap waktu dan kapan saja mari kita memperlihatkan kebaikan Tuhan dalam hidup kita. Karna kebaikan Tuhan tidak bermusim sampai kepada kita. Ia senantiasa memperhatikan kita dan mengasihi kita. Bagaimana dengan kita?

Selamat pagi si mehuli man banta. Wari enda kita mperingeti kematen Tuhanta Yesus Kristus i kayu persilang. Mari sibaba keluarganta lako mperingeti ras mpetunggungken kerna kematen Tuhanta.

Tuhan Yesus mehuli kal man bandu.

Belum ada Komentar untuk "Kuberbuah Setiap Saat"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel