Inventaris Gereja - Terawatkah Gerejaku? ( Bahan PA Permata 4 - 10 Agustus 2019 )


Bahan Bimbingan PA Permata 4 - 10 Agustus 2019
Inventaris Gereja

Nas : Nehemia 10:39
39. Rakyat Israel dan orang-orang Lewi harus membawa sumbangan tetap berupa gandum, anggur dan minyak zaitun ke kamar-kamar perbekalan tempat menyimpan alat-alat Rumah Tuhan. Di situ pula tempat tinggal para imam yang sedang bertugas, para penjaga gerbang Rumah Tuhan dan para penyanyi.
Tema : Terawatkah Gerejaku?
Agar PERMATA GBKP :
  1. Menjelaskan makna semangat bangsa Israel dalam merawat dan menyediakan kembali peralatan rumah Allah
  2. Melakukan tugas dan tanggungjawab PERMATA GBKP dalam perawatan inventaris Gereja sebagai Basis dan Inovator
Metode: Diskusi dan Aksi


I. PENDAHULUAN 
Tugas dan tanggungjawab warga jemaat untuk memperhatikan dan melakukan perawatan rumah Allah.lni merupakan salah satu bagian pelayanan yang disebut penatalayanan ataupun perawatan inventaris gereja. Kegiatan yang tercakup di dalamnya meliputi:
  1. Pengadaan barang untuk mendukung tugas-tugas pelayanan di semua bidang.
  2. Pengelolaan bangunan-bangunan gedung milik gereja
  3. Pengelolaan barang-barang yang termasuk inventaris
  4. Pengembangan bangunan-bangunan baru
  5. Pengelolaan kantor gereja dan pengembangan sumber daya manusia: koster dan tenaga kantor gereja Memverifikasi keuangan gereja, sektor dan wilayah. 
Sering sekali dalam memenuhi kebutuhan inventaris gereja, jemaat hanya menunggu arahan ataupun tindakan dari orang-orang yang ditunjuk untuk membidanginya. Padahal pelaksanaannya akan balk ketika keterlibatan seluruh anggota jemaat baik Saitun, Moria, Mamre, PERMATA, dan KAKR bersinergi untuk melakukan yang terbaik untuk rumah Allah. Khusus PERMATA GBKP keterlibatan dalam pelaksanaan kegiatan inventaris gereja ini akan membuat kecintaan lagi terhadap rumah Allah. Semakin banyak berkegiatan di gereja, maka pergaulan PERMATA GBKP tentunya lebih balk dan lebih positif.

II. ISI 
Nehemia adalah seorang juru minum ( anggur ) pada masa pemerintahan raja Arthahsasta, menurut sejarah pada masa itu seorang juru minum adalah seorang dengan jabatan tinggi yang sangat dipercaya oleh raja. Jabatan tersebut tidak melunturkan semangat patriotisme Nehemia, yang sedang dalam pembuangan di kerajaan Persia. Ia meninggalkan jabatannya sebagai juru minum raja dan pergi ke Yerusalem untuk membangun kembali kota itu, yang pada akhirnya is diberi tugas sebagai pejabat gubernur sipil oleh raja Persia. Singkatnya dengan berbagai pergumulan dan tantangan baik dari dalam ( kaum Israel ) maupun dari luar, Nehemia berhasil kembali membangun tembok-tembok kota Yerusalem.

Kebangkitan kembali bangsa Israel ini menghasilkan reformasi rohani total yang berdampak praktis dalam kehidupan umat Allah sekaligus mendorong mereka untuk bertindak konkrit. Bangsa Israel telah siap mengikan perjanjian yang baru, menandatangani komitmen tertulis bahwa mereka melakukan semua Firman-Nya ( 9:38-10:28 ).Tindakan ini penting dilakukan sebagai tanda pertobatan sejati dan tanda pulihnya hubungan Allah dengan manusia. Isi dokumen yang ditandatangani menyatakan secara khusus kesalahan-kesalahan yang harus mereka perbaiki ( 10:29-39 ). Setelah melakukan pengakuan dosa nasional dan pertobatan bangsa Israel, kemudian Nehemia hendak mengikrarkan komitmen untuk pelayanan di rumah Allah.Hampir semua komitmen khusus mereka terfokus kehidupan ibadah kepada Allah. Ini tidak berarti kehidupan sosial tidak penting.

Hal ini menunjukkan keyakinan mereka bahwa kehidupan ibadah merupakan dasar bagi kehidupan sosial. Jika hubungan dengan Tuhan beres, hubungan dengan manusia pasti mengalami hal yang sama. Komitmennya antara lain memberikan persembahan tetap sebesar sepertiga syikal setiap tahunnya ( ay.32 ); senantiasa menyediakan kayu api di atas mezbah Tuhan ( ay.34 ); membawa persembahan hasil yang pertama dan persepuluhan ( ay.35 ), kemudian membawa persembahan-persembahan itu ke dalam perbendaharaan rumah Allah, artinya persembahan-persembahan tersebut dikumpulkan kemudian akan dipikirkan bersama pengelolaannya sehingga setiap kebutuhan dalam pelayanan dapat terpenuhi; dan juga adanya kesadaran (awareness ) yang sangat tinggi: "kami tidak akan membiarkan rumah Allah". Pengakuan ini adalah ending yang sangat indah bahwa kegiatan pelayanan bukan hanya tugas pelayan tapi juga tugas setiap warga jemaat untuk hormat dan memuliakan nama Tuhan, melalui perannya dalam memelihara dan merawat rumah Allah.

III. APLIKASI 
Pembahasan kitab Nehemia ini memberikan pencerahan bagi kita PERMATA GBKP untuk mengingat kembali tanggung jawab kita bersama menjaga kehormatan dan kemuliaan rumah Allah. Tentunya banyak hal yang lapat dilakukan sebagai bentuk keterlibatan PERMATA GBKP baik sumbangsih pemikiran maupun karya kerja. Sumbangsih pemikiran yang bisa disalurkan pada sidang ngawan atau sidang runggun untuk hal-hal yang perlu dibenahi dan di perbaiki dalam lingkungan gereja, alat-alat yang tidak berfungsi atau terbengkalai, dsb. Keterlibatan PERMATA GBKP juga dapat dalam bentuk kegiatan-kegiatan yang dapat memaksimalkan potensi yang dimiliki gereja sendiri: pengecatan, membuat tempat sampah, pengelolaan lahan kosong untuk dijadikan lapangan olahraga atau membuat bangku di bawah pohon sebagai "tempat arih-arih", menimbun jalan yang berlubang sehingga akses jalan menuju gereja tetap baik, dll. Dengan karya tangan menggunakan barang-barang bekas dari botol plastik atau plastik makanan menjadi bunga, atau vas bunga yang unik dan antik yang dapat menghiasi meja-meja menjadi indah.

Semua ide-ide PERMATA GBKP dapat muncul ketika kita sama-sama mempertanyakan apa yang bisa kami lakukan untuk gereja?? Siapkah kita membuat pernyataan iman dan mengikrarkan "PERMATA GBKP tidak akan membiarkan rumah Allah" sebagai ungkapan syukur terhadap segala kebaikan Tuhan dalam hidup kita melali berkat-berkatNya dalam segala hal, keluarga, studi, pekerjaan, dll.

IV. DISKUSI DAN AKSI
  1. Jelaskan apa latar belakang yang membuat bangsa Israel semangat untuk membangun kembali rumah Allah dan menyediakan serta melengkapi peralatan-peralatannya?
  2. Sikap dan dorongan apa yang harus dimiliki oleh PERMATA GBKP untuk bisa secara bersama-sama memelihara rumah Allah?
  3. Dalam mengimani dan mengamini komitmen "PERMATA GBKP tidak akan membiarkan rumah Allah", diskusikan aksi yang dapat dilakukan oleh PERMATA GBKP (baiknya yang belum tersentuh oleh runggun) dalam melengkapi dan merawat inventaris gereja dan tentukan waktu pelaksanaannya.
V. USULAN LAGU
  1. Kumasuki Gerbangnya  ( KLIK JUDUL LAGU UNTUK MELIHAT TEKS )
  2. KEE No. 278:1-4   ( KLIK JUDUL LAGU UNTUK MELIHAT TEKS )
  3. Satu Hal Yang Ku Rindu  ( KLIK JUDUL LAGU UNTUK MELIHAT TEKS )
  4. KJ No. 257:1-3 "Aku Gereja, Kau pun Gereja"  ( KLIK JUDUL LAGU UNTUK MELIHAT TEKS )
  5. Seperti Rusa Rindu SungaiMu  ( KLIK JUDUL LAGU UNTUK MELIHAT TEKS )

Pdt. Elly Enjelita Ketaren, S.Th, M.Psi



Belum ada Komentar untuk "Inventaris Gereja - Terawatkah Gerejaku? ( Bahan PA Permata 4 - 10 Agustus 2019 )"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel