Yesus Adalah Mesias


Yesus Adalah Mesias
Seminggu Bersama Makna Silsilah Yesus Matius 1 - Hari 1

Ayat Renungan :
Matius 1:1a, 16; 
Daftar nenek moyang Yesus Kristus
(Luk. 3:23-38)
1. Inilah daftar nenek moyang Yesus Kristus, keturunan Daud, keturunan Abraham.
16. Yakub, ayah Yusuf.
Yusuf adalah suami Maria,
dan Maria adalah ibu Yesus, yang disebut Kristus.
Matius 16:15-16;
15. Ia berkata, “Menurut kamu, siapakah Aku?”
16. Simon Petrus menjawab, “Engkaulah Kristus^ yang dijanjikan itu, Anak Allah yang hidup.”
Yohanes 20:31
31. Tetapi, semua hal ini ditulis supaya kamu percaya bahwa Yesus adalah Mesias, Anak Allah. Dan, supaya melalui kepercayaanmu itu kamu mendapatkan kehidupan di dalam nama-Nya.
Nama Yesus yang kita kenal saat ini adalah transliterasi A, dari kata Yunani Iesous. Sedang mulanya berasal dari kata Ibrani, yaitu Yehosyua atau Yehoshua. Namun pada  saat pembuangan ke Babel, nama tersebut disingkat menjadi Yesyua atau Yeshua, karena terpengaruh oleh bahasa Aram. Kata Yehosyua sendiri berasal dari dua kata Ibrani, yaitu Yeho yang berarti "Tuhan", dan Yasya atau Yasha, yang berarti "menyelamatkan" . Nama itu diberikan Bapa kepada Yesus untuk menjelaskan misiNya, yaitu menyelamatkan orang berdosa (Mat 1:21). Sedangkan Kristus adalah sebuah gelar yang berasal dari kata Yunani Christos, yang berpadanan dengan kata Ibrani Masyiakh atau Mashiakh, yang artinya adalah "Yang Diurapi". Gelar Kristus atau Mesias inilah yang merupakan inti dari penulisan silsilah ini.

Di dalam Perjanjian Lama, "Yang Diurapi" adalah sebutan yang diberikan kepada raja-raja Israel, dan juga kepada para imam dan nabi yang dipilih dan dikhususkan oleh Tuhan untuk melakukan tugas bagi kepentingan umatNya. Daud adalah salah satu orang yang dipilih oleh Tuhan. Ia diurapi untuk menyelamatkan bangsa Israel, dengan menjadi raja atas Israel. Untuk itu, Mesias yang ada di dalam pemahaman orang-orang Yahudi saat itu, haruslah seperti raja-raja terdahulu, yang diurapi oleh Tuhan, yang selalu membawa kejayaan bagi Israel. Dan, seperti para imam dan nabi yang dikhususkan Tuhan untuk menyampaikan suara Tuhan kepada mereka. Oleh karena Yesus tidak datang dalam jabatan "Yang Diurapi" seperti yang mereka pahami, maka mereka menolakNya sebagai Mesias.

Saat itu, gelar Kristus atau Mesias menjadi sesuatu yang sangat sensitif bagi orang-orang Yahudi. Kekecewaan mereka bertambah karena penantian yang begitu mendalam dan sangat lama. Jika kita berada pada posisi mereka, mungkin kita pun termasuk di antara mereka yang menolak Yesus sebagai Mesias. Menjadi marah adalah wujud kekecewaan mereka. Kemarahan mereka berdasarkan kepada kenyataan akan keberadaan Yesus yang tak sesuai dengan pemahaman dan harapan mereka selama ini tentang seorang Mesias. Seharusnya, dari semua hal yang telah dilakukan oleh Yesus, baik dari pengajaran-pengajaranNya hingga mujizat-mujizat yang dilakukanNya, mereka dapat mempercayaiNya sebagai Mesias. Namun sekali lagi, karena keberadaanNya itulah, maka pengakuan mereka kepada Yesus sebagai Mesias menjadi terganjal. Mereka justru dengan sesegera mungkin menyalibkanNya agar tidak ada orang yang menjadi percaya bahwa Ia adalah Mesias. Itulah sebabnya, di kemudian hari Matius mempertegas keberadaan Yesus sebagai Mesias, dengan menyebut namaNya secara terang-terangan, yaitu Yesus Kristus.

Kita sungguh beruntung! Oleh karena anugerah Tuhan, kita bisa mempercayai Yesus sebagai Mesias, dan tidak ragu pula menyebutNya dengan sebutan Yesus Kristus.

DOA 
Bapa, terima kasih oleh karena anugerahMu kini aku percaya kepada Yesus yang adalal Mesias. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa. Amin.

Kata-Kata Bijak
Iman membuat yang tidak terpahami menjadi terpahami, sehingga kita sanggup mengakui Yesus sebagai Mesias


Belum ada Komentar untuk "Yesus Adalah Mesias"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel